Senin, 29 April 2013

Coming soon litmin #5 puncak dari stase ini. Semoga baik hasilnya. QS. Thaha: 25-28, QS. Ali-Imron: 26-27, QS. Al-Baqarah: 286, dan QS. Al-Insyirah: 1-8. *minta doa dengan sanak saudara dan handai taulan sesama muslim*

Minggu, 28 April 2013

Someday we will know that i am the one for you.

Minggu, 21 April 2013

Er i en de u

Merindukan masa-masa hunting tiket murah buat mudik, packing satu tas gendong, kemudian naik transmusi menuju bandara. Terus nunggu atau ditunggu (?) pesawat, menahan impuls untuk nyoba starbucks. Antre masuk pesawat, duduk dekat jendela, melihat awan dan pemandangan di bawah. Tiba di Soetta, pesen tiket Xtrans tercepat. Menyaksikan kesibukan kota Jakarta. Turun di RS Hasan Sadikin, jalan ke IP, dan naik angkot Cimahi. Turun di seberang advent, naik jembatan penyebrangan. Jalan sekitar 100m, belok kiri, buka pagar, ketok pintu. "Assalamu'alaykum, Ma, Pa" disambut doa serupa dan senyum terhangat dan terindah dari Mama dan Papa. Rindu.

Sabtu, 20 April 2013

Litmin 4#

Alhamdulillah, perasaan banyak banget hal baru minggu ini.

Senin dan selasa lalu, saya dkk ke RS Bari, belajar di poli litmin dengan dokter Sp.KK. Beneran langung diuji pengetahuan yang udah didapet selama dua minggu di RSMH. Biasanya kalo di poli RSMH, kami cuma ikutan ngedengerin atau terlibat anamnesis, trus liat para residen anamnesis, pemeriksaan fisik, nentuin diagnosis dan terapi, terus fokus bikin status poli. Anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan lab sederhana lengkap dilakuin buat ngerjain kasus yang mau dipresentasikan.

Kalo di Bari kami beneran diajak diskusi dan terlibat dengan masalah pasien. Jadi ada pasien, ada dokter SP.KK, terus kami ditanya langsung, efloresensi lesinya apa, diagnosis bandingnya apa, diagnosis kerja dan cara menyingkirkan DDnya, tatalaksananya, termasuk edukasi dan terapi buat pasien tersebut. Enaknya, disini ga ribet adminsitratif yang harus bikin status poli atau apapun itu, jadi fokus ke mikir. Jadi asah otak beneran. Alhamdulillah. Selain itu, hal asik lain di RS Bari adalah masuk jam 9 pulang jam 13.00 huaaaaa, bisa pulang kekosan cepet dan tidur siang hihihi. Setelah berabad-abad ga tidur siang. 

Selasa malam saya pergi ke praktik dokter pembimbing referat buat ACC referat fix yang udah dipresentasiin, alhamdulilllah beliau mengapresiasi referat itu dengan baik, trus ngobrol tentang SJSN, UUPK, dan hot issue lain tentang profesi dokter dengan durasi kisaran 1,5 jam.

Rabu dan Kamis ke RS Kusta A. Rivai di daerah Kundur. Selasa malemnya ada jarkom gini… “Jarkom untuk ke Kundur. Besok ketemuan di bagian jam 7. Kita berangkat bareng kesana. Bawa handschoen, masker, lup, bekal makan siang, dan minum. Kita sampe sore disana.”

Fyi, kusta adalah penyakit yang disebabkan M.Leprae, manifestasinya di kulit dan saraf tepi. Jadi biasanya penderita kusta punya penyakit kulit dan ada kerusakan saraf tepi, bisa fungsi sensorik, motorik, atau autonomnya. Ga sedikit pasien yang terlambat datang dan diobati hingga mengalami disability (kecacatan). Mungkin temen2 pernah liat pengemis yang kakinya udah ga utuh lagi, atau jari tangannya mendek atau potong, atau wajahnya terlihat berbeda. Nah, kemungkinan mereka penderita kusta. Nah, menurut teori, M.Leprae diduga dapat menular via inhalasi atau udara! Gimana kami ga ngeri coba??!!!

Jadi dibayangan kami, Kundur tuh daerah terisolasi khusus untuk para penderita kusta, suatu kawasan pemukiman khusus penderita kusta yang “terbuang” dari lingkungan sosial masyarakat, di hutan atau terisolasi banget-banget. Terbayangnya semua tenaga kesehatan yang disana punya alat proteksi khusus dan punya dedikasi yang tinggi banget mau ke daerah rawan infeksi kayak gitu.

Ternyata…… ga segitunya banget. Kundur ga terisolasi di tengah hutan rimba gimanaaa, ga terlalu jauh juga, 30-45menit dari Palembang juga nyampe. Selain itu, RS Kusta tuh RS bagus, beberapa gedungnya bahkan masih baru, luas, lumayan lengkap, dan tidak khusus kusta aja, orang yang ga kusta pun boleh berobat disana. Dateng langsung menuju gedung diklat, pretest dan dikasih sedikit pengarahan, intinya ada beberapa kegiatan yang harus kami penuhi selama dua hari, yaitu melihat dan belajar di di semua bagian RS, termasuk poli kusta, rehab medik kusta, lab kusta, ruang luka kusta, bangsal kusta, meriksa pasien kusta, ujian kasus kusta, dan post test.

Sebelum ke bangsal kusta, kami ke poli kusta, ketemu dokter umum yang bertugas disana, dan ternyata beliau udah dinas disitu kisaran 15 tahun daaaaaaaaaan beliau sehat wal’afiat alias ga tertular kusta!!!! Beliau ngejelasin tentang penularan kusta dan seperti yang saya udah sebut tadi, diduga penularan M.Lepra via inhalasi, beberapa teori bilang bisa via air dan teori-teori lain, tapi dari sekian banyak teori itu memang belum suatu teori pasti tentang penularan kusta. Dan dokter ini berani bilang bahwa penyebaran M.Lepra bakal jadi misteri selamanya, sampe akhir zaman karena……… penyakit kusta itu disebut dalam QS. Ali-Imran:49 sebagai salah satu mukjizat nabi Isa. Terus apa hubungannya? Kalo cara penularan M.Leprae diketahui, insya Allah bisa dibuat pencegahan penualarannya dan suatu waktu nanti penyakit M.Leprae bakal bisa dieradikasi, which means (menurut beliau) mukjizat nabi Isa tadi ga akan jadi mukjizat lagi, dan itu impossible.

Kita bisa mengetahui seorang pasien masih berpotensi menularkan M.Leprae dari Indeks Morfologi M. Leprae, kalo udah 0, berarti udah ga menularkan lagi, dan biasanya pasien yang diobati dengan MDT sesuai aturan, insya Allah sekitar bulan ketiga setelah mulai pengobatan IMnya udah 0, jadi ga perlu khawatir lagi. Dan semua pasien di bangsal kusta itu IMnya udah 0, jadi kami ga perlu takut-takut megang pasien, fiuh. Betapa leganya hati kami haha. Udah aja, kami buat status pasien kasus ujian kami untuk besoknya, anamnesis sampe pemeriksaan fisik, lumayan lama ternyata, kami sampe pukul 17.00 disana, sampe Palembang maghrib. TE-PAR!

Rencana mau ke kosan bentar dan langsung ke bagian litmin RSMH buat persiapan ujian. Rencana ga akan tidur sebelum status ujian selesai dan belajar buat ujian buat keesokan harinya. Tapi rencana hanyalah rencana. Saking teparnya saya ketiduran sampe 22.30 dengan kondisi motor masih di luar kosan. Bangun karena tetangga ngingetin buat masukin motor. Udah aja saya masukin motor, dan langsung tidur lagi! Oh no! Terbangun pkl.03.00 langsung aja bikin status ujian, Alhamdulillah beres jam 05.00, ada beberapa bagian yang masih kosong krn harus diskusi dengan temen yang kmrn ngelakuin pemeriksaan fisik bareng hahahaha stress! Belum belajaaaar. Jadi selama perjalanan, di mobil Kak Aldi kami diskusi hal-hal yang bisa didiskusikan tentang Kusta. Ya Allah…

Dan pas nyampe Kundur jam 8 ada pengumuman 5 koas pertama yang maju ujian, dan betapa beruntungnya saya termasuk dari 5 orang tersebut. Maaaaak! Baca doa nabi Musa ketika mau ngomong ke Fir’aun, dan alhamdulillaaaaaaah bisa jawab pertanyaan2 dokternyaaaaa :3 Subhanallah banget. Dokter pengujinya juga baik banget, di akhir beliau ngasih bimbingan tentang hal-hal yang wajib diketahui dokter umum ttg kusta.

Hari-hari yang seru dan indah di RS jejaring beserta segala hikmah yang didapet.
Alhamdulillah :)

Selasa, 16 April 2013

Litmin 3#

Perihal jaga malam.
Di stase litmin ini ada 20 orang koas, kami jaga tiap 4 hari sekali, jadi tiap jaga ada 5 orang. Saya sekelompok sama dilla, uni nia, kak widya, sama kak udin. Asik sih. Tadi malam adalah keempat kalinya saya jaga.

Fyi, pasien bangsal atau rawat inap bagian kulit itu jarang sekali ada pasien, tapi kali ini ada lima pasien yang harus kami handle, 2 SSJ, 1 erupsi obat tipe makula, 1 herpes zoster, 1 sepsis ec folikulitis. Dari 5 orang pasien tersebut, tinggal 3 orang yang masih ada di RS, sisanya sudah pulang. Pulang ke rumahnya masing-masing alias rawat jalan, bukan plus. Alhamdulillah bisa melihat dan merawat secara langsung pasien yang SSJ, secara sebenernya jarang terjadi.

Nah, kerjaan kami adalah follow up pasien tiap jam (!) dan siap menerima panggilan dari IGD untuk kasus kegawatdaruratan kulit. Berhubung kami lima orang, jadi bagi-bagi tugas, terutama untuk follow up pasien, follow up ini sederhana sebenarnya, hanya cek vital sign, dari TD, RR, Nadi, Suhu dan langsung lapor ke residen jaga kalo ada vital sign yang abnormal. Selain itu kami juga menghitung diuresis dan balance cairan pasien. Khusus untuk pasien SSJ, kami mengompres lesi tiap sore dan subuh.

Waktu jaga itu dari pkl. 15.00 hingga pkl. 06.00 keesokan harinya, jadi kami berlima bagi tiga jam per orang. Tadi malem saya kebagian pkl. 18.00-21.00, sisanya saya stand by aja di bagian, kalo ada pasien darurat, bagian triase IGD bakal nelpon salah satu anggota dari koas litmin yang jaga. Jadi kalo ga ada pasien baru, kami punya free time. Bisa ngerjain tugas, belajar, tidur, dan lain-lain.

Tadi malam ada kejadian perihal hubungan koas dan residen jaga, lucuk, tapi ga bisa cerita disini, ntar ada yang baca dan jadi skandal *sok ngartis*, tapi tragedi tadi malam bakal tersimpan di memori jangka panjang tiap koas yang jaga malam ini hahaha. Bye! 

another unimportant posting....

Minggu, 14 April 2013

Litmin 2#

Tetiba udah minggu kedua. Alhamdulillah udah maju presentasi referat dan sedang revisi case. Semoga kedepannya lebih lancar dan lebih baik. Alhamdulillah punya ukhti setim yang saling menyemangati dan mengingatkan dalam kebaikan. Bidadari-bidadari itu bernama Adilla Mega Sari, Rika Maulida, Lathifah Alfi Rahmani :)

Minggu, 07 April 2013

Litmin 1#

Alhamdulillah hehe.
Banyak hal baru yang dihadapi dalam seminggu ini, mulai dari pengalaman pertama jaga malam dan langsung dapet pasien erupsi obat ec Ribokuin di IGD, ketemu pasien SLE, merawat pasien SSJ dan Herpes Zoster di bangsal, ketemu konsulen di tempat praktiknya, ketemu banyak pasien di Poli (mayoritas Skabies, Tinea, Morbus Hansen), melakukan pemeriksaan laboratorium sederhana spesimen lesi kulit, ngerjain banyak tugas, PR, dan status poli, list bacaan yang banyaaak banget harus dibaca dan dipahami, serta hikmah yang agak lainnya sulit diceritakan. Semoga berkah.

Eh, ini lagi ngerjain referat tapi istirahat dulu bentar haha, semoga beneran bentar. Pengen cerita, tapi lebih pengen referat selesai, ntar kalo udah beres disambung lagi ya, insya Allah. Intinya di litmin ini beneran berasa koasnya, hal yang harus dikerjakan udah jadi list panjang, sedang berusaha untuk tidak menunda-nunda kerjaan supaya berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian.

Oiya, fyi, selama seminggu di poli kulit, penyakit para pasien didominasi oleh penyakit infeksi, mulai dari bakteri, virus, jamur. Ayo jaga higienitas personal dan lingkungan kita, supaya ga kena penyakit infeksi kulit. Mandi dua kali sehari pake air bersih, pake bahan baju yang nyaman, jangan terlalu ketat, baju kotor dicuci, seprai kasur juga dicuci ya, kasur juga jemur, dan lain-lain. Stay healthy and happy, friends :)

Tulisan ini sekadar obat rindu untukmu, Kawan. * kemudian muntah massal*

friends