Senin, 21 Desember 2015

Demokratis

Papa berpuluh-puluh taun yang lalu
05.15WIB

Nita : Pa, selamat ulta. Tolong kurang-kurangilah sifat nyebelinnya :p
Papa: Pfffffft
Kami: Hahahahahahahaha :D

Twenty One

A super late post, exactly 4 weeks after that day. I now am officially a wife! which I barely realize hehe. Now I have a set of doubles of everything. May Allah gives us the strength and bless to pass the steps of the upcoming paths, aaamiiin :')

:)

Minggu, 20 Desember 2015

First

20.50 WIB

All of me loves all of you.
I know it's too early saying that, but I really mean it for sure.
No doubt.

Number one always have special place for everything.
One, only, first, one and only.
Just like you, for me.

With love,
Your wife :)

Jumat, 20 November 2015

J-11

21.02 WIB
Current feeling: Unspecified. Dominated by happy, feel blessed, and excited, lil' bit uncomfort with this crowded situation at home ehehehe (biasa sepi :p), still don't know how to use softlens (pukpuk my cornea), and having no idea what's gonna happen tomorrow night mahahaha >.<

Bismillah. I wanna make this new role as his wife as my top priority ibadah and my happiest way to jannah :)

Wish us blessed, friends!

Selasa, 22 September 2015

Paradigm Shift

Punten baru muncul ke permukaan. Barusan mau posting lanjutan esai ttg rekayasa persepsi peran perempuan blablabla the last ship itu, tapi pas diliat lagi, masih kacau dan amburadul, ingin diedit dulu, tapi entah kapan, soalnya mesti perbanyak baca referensi lagi ternyata hehe *peace*

Hmm.. sekarang saya mau lanjut bahas buku ya, sedikit aja sih, keypoint yang saya ambil dari hasil rangkuman setelah baca kisaran 3 buku (kuning, pink, merah) yang belum semuanya tuntas dibaca. 

Okay. This is about paradigm shift.
Biasanya, kebahagiaan kita dapatkan karena memperoleh sesuatu, mendapatkan hak, diberi, dimengerti, disayang, dicintai, segala sesuatu yang sifatnya pasif. Nah, ketika kita memutuskan untuk menikah, paradigma tersebut harus diubah menjadi bagaimana kebahagiaan hakiki bisa dicapai dengan memberikan sesuatu, melaksanakan kewajiban, memahami, menyayangi, mencintai, segala sesuatu yang sifatnya aktif, lupakan hak-hak kita, minimkan ekspektasi, sehingga ketika pasangan kita melakukan sesuatu untuk kita, sesederhana apapun itu rasanya akan sangat berharga. Hal ini berlaku dalam segala aspek. Klise ya, tapi penting, dan bisa diusahakan kok, insya Allah :)

Semoga bermanfaat. Sampai jumpa lagi.

friends