Minggu, 02 Oktober 2011

"Sudah masuk ke sistem, tapi belum siap mengubah"
Ann Hyre
Seminar SMSO

duh! astagfirullah

Sabtu, 01 Oktober 2011

kapan kita tau bahwa dia adalah dia? kapan kita sadar bahwa ini adalah jalur yang dibuatkan olehNya? wallahua'alam.

mungkin sama sulitnya dengan mendeskripsikan hidayah. atau ketika mendapat petunjuk setelah sholat istikhoroh.
menjaga hati bukan berarti menahan hati untuk tidak menyukai sosok itu. tapi menjaga perasaan itu agar tetap suci. simpan. bawa dalam doa. cukup Allah yang tau. biar Allah yang menyampaikannya. biar Allah yang membuatkan jalurnya. jalur yang benar. yang berkah. yang tidak melukai satu sama lain. yang indah bagi keduanya. yang tidak memalukan. pun kalo akhirnya sosok itu bukan untuk kita.
ada istilah titik nadir dalam kemoterapi, yaitu saat efek kemoterapi benar-benar terasa sangat menyiksa diri. mual, muntah, rambut rontok, lemah. benar-benar tepat dinamakan titik nadir. tapi jika pasien mampu melewatinya, insya Allah akan masuk ke tahap berikutnya, yaitu recovery. semuanya akan membaik.

mungkin begitu juga dengan menjaga hati. titik nadir adalah ketika diri menemukan sosok impian, sempurna. hati ini sulit kompromi, merasa dia adalah dia yang tertulis namanya di Lauh Mahfudz. hati dan pikiran menjadi korban, terkuras, terkuras nyaris habis. menjaga hati begitu sulit. tapi jika berhasil melewatinya, insya Allah akan menjadi pelajaran berharga. akan berkah di kemudian hari.
menjaga hati tuh ga gampang, tapi saya yakin kesucian hati memang layak diperjuangkan. untuk dia. dia yang telah dituliskan namanya di Lauh Mahfudz.
saya yakin, sama yakinnya dengan keberadaaan surga, bahwa menjaga hati akan berbuah manis. ranum. berkah.


Insya Allah :)

friends